Wabup Paser: OPD jangan persulit akses informasi wartawan

Daerah Kab. Paser Kaltim
Bupati Paser Syarifah Assegaf diwawancarai wartawan

 

Suara Samarinda- Wakil Bupati Paser, Kalimantan Timur, Syarifah Masitah Assegaf mengingatkan kepada seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) tidak mempersulit akses informasi wartawan ketika ingin wawancara atau ingin memperoleh data.

“Jangan sampai ada wartawan yang kesulitan memperoleh informasi dari OPD, camat atau pejabat lainnya. Pimpinan OPD jangan alergi ketika ada wartawan yang ingin konfirmasi,” ujar Masitah saat membuka Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di Tana Grogot, Rabu.

Ia mengatakan hal itu karena sebelumnya Masitah adalah seorang wartawan, bahkan pernah menjadi pendiri sekaligus pemilik Majalah Eksekutor, sehingga pernah merasakan kecewa ketika ingin konfirmasi namun calon narasumber tidak bersedia ditemui.

Untuk itu, lanjutnya, pejabat di Kabupaten Paser diminta menjadikan wartawan sebagai mitra, karena berbagai hasil pembangunan yang ada di Paser akan dengan mudah diakses oleh publik setelah disiarkan oleh wartawan.

Ia juga mengatakan bahwa profesi wartawan tidak akan lekang sampai kapanpun. Selama kehidupan masih berjalan, selama masih ada narasumber, maka tetap ada karya jurnalistik baik dalam bentuk tulis, video, suara, maupun foto.

“Saya adalah wartawan, wartawan adalah saya, profesi wartawan tidak akan lekang,” ujar Masitah yang disambut tepuk tangan hadirin dan peserta UKW di Pendopo Bupati Paser tersebut.

Ia melanjutkan, di era digital dan kemajuan teknologi informasi saat ini, maka makin banyak informasi yang tersebar di internet, bahkan saking banyaknya informasi, maka banyak juga informasi bohong atau hoax.

Untuk itu, lanjutnya, wartawan diharapkan bisa menangkal beragam informasi hoax tersebut, karena produk jurnalistik memiliki rantai panjang sebelum disiarkan, mulai dari mencari informasi dengan narasumber yang kredibel, pengolahan, hingga melalui proses editing.

Untuk itu ia berdoa semoga peserta UKW yang pertama kali digelar di Paser dan menggunakan APBD setempat ini bisa lulus semua, sehingga 16 wartawan peserta UKW jenjang Muda ini bisa membuktikan kompetensinya melalui sertifikat dari Dewan Pers.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *